Minggu, 22 Mei 2022

Terjemah Kitab 'Idhotun Nasyiin - Ash Shabru (Sabar)

** Spesial Ramadhan 1433H/2022 M**
الصّبْر
انّ الرّجُلَ العاقل من يصبر على الخطوب ويقابلها رابط الجائش sesungguhnya manusia yang sudah matang itu adalah orang yang sabar pada segala macam kesulitan dan menghadapi dengan hati yang tabah dan teguh
لامن يقابلها مشدوهًا لا يستقر على حل من القلق bukan lah orang yang mudah bingung ketika menghadapi masalah itu dan malah gelisah
   
والنّفس العاقلة فيها ملكة التؤدة والتاءنّى فهي تسعى هادئة dalam diri orang yang cerdas itu ada sifat tenang dan sabar, berusaha dengan tenang dalam menyingkirkan masalah yang menerpa
لتزيل ماألمّ بها من الخطب وتدفع عنها عادية المحن kemudian tidak bingung dalam mencegah datangnya masalah yang sama
   
أمّا النفس الجاهلة فهي دائمة الاضطراب لكلّ خطب ينزل وان كان يسيرًا sedangkan dalam diri orang yang bodoh itu selalu bingung tiap kali menghadapi masalah, meskipun itu sangat kecil
لأنّها تعقد أن لا قبل لها بتلقيه ولا طاقة لها بدفعه sebab, dia telah yakin bahwa dirinya tidak sanggup lagi menghadapi dan tidak juga mampu menolaknya
فهي لاتستطيع التّملّص منه  kemudian tidak merasa bisa membebaskan diri
ولاتقدر على التّفصّى من عاديته dan tidak pula bisa menghindari persoalan yang dihadapi
وهذا هوالفرق بين النّفسين itulah perbedaan antara dua sisi manusia
   
فكن أيّهاالنّاشئ Wahai generasi muda
ذانفس عاقلة صابرة وذلك بتعويدها اكتساب الفضائل jadilah kalian orang-orang yang bersifat cerdas dan sabar, dengan membiasakan diri mengerjakan sesuatu yang baik
ونبد الرّذائل والتّحلّى با لكمالات الانسانيّة serta menjauhi hal-hal yang jelek, menghias diri dengan sifat manusia sempurna
والتّجمّل بحلى الرّجوليّة وذلك يسيرٌ على من هداه الله النّزوع الى الفضيلة dan bersikap seperti manusia dewasa yang jantan. hal demikian itu mudah bagi orang yang diberi petunjuk oleh Allah, yang senang pada sifat-sifat mulia,
فنزع عنه رداء الرّذيلة kemudian meninggalkan atribut-atribut kehinaan
فلم يعط النّفس الصّامتة هواها ولم يسلب النّفس النّاطقة مناها lalu tidak menuruti dorongan-dorongan kebodohannya sendiri dan mewujudkan cita-cita jiwa yang mulia
فخرج بذلك من مرتع الحيوانيّة dengan demikian, kalian akan bisa keluar dari jebakan pola hidup dari yang mirip binatang
الى بيئة الانسانيّة menuju pola hidup berperikemanusiaan
   
والله يجزى الصّابرين على تهذيب النفس ويرفعهم الى مقام المهتدين عن منزل اللّبس. Dan Allah akan memberi balasan kepada orang yang sabar dalam mendidik jiwanya, dan akan mengangkat derajat mereka, seperti derajat orang yang mendapatkan idayah dan menyelamatkan dari posisi yang tidak jelas
فاإلى الصّبر على تهذيب نفوسكم أدعوكم فاِنّ عاقبة ذلك نجاح الدّارين وسعادة الحياتين والفوز باالحسنين. Maka, kami menyerukan pada kalian semua, hendaklah kalian sabar dalam mendidik jiwa. Sebab, itulah pangkal dari kebahagiaan dunia dan akhirat nanti
  Disarikan dari Terjemah Kitab ‘Idhotun Nasyiin Syech Mustafa al-Gholayain oleh KH Fadlil Said An-nadwi, terbitan Al Hidayah Surabaya (Tahun 2000) bersambung…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar